NIM – Net Interest Margin bagi Bank Perkreditan Rakyat

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang penghasilan utamanya berasal dari pengelolaan aktiva produktif, oleh karena itu kemampuan pengelolaan aktiva produktif merupakan indikator kualitas manajemennya. Rasio NIM (Net Interest Margin) dapat dijadikan indikator untuk penilaian tersebut.

Rasio NIM dihitung dengan formula:

NIM

  • Pendapatan bunga bersih adalah seluruh pendapatan bunga dikurangi seluruh beban bunga (disetahunkan)
  • Rata-rata Total Aktiva Produktif dalam tahun berjalan
  • Aktiva produktif terdiri dari kredit dan penempatan pada bank lain yang memberikan pendapatan bunga

Semakin tinggi rasio NIM menunjukkan semakin baik kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktifnya.

Berapa Rasio NIM yang Ideal?

Jika rasio NIM sama dengan rasio Overhead Cost terhadap Rata-rata Total Aktiva Produktif, maka dapat diartikan mencapai break-even point. Untuk memperoleh keuntungan, maka rasio NIM haruslah diatas rasio Overhead Cost. Sering kali muncul pertanyaan, berapa rasio NIM yang ideal?

Idealnya,

Rasio NIM – Rasio Overhead Cost = Margin Laba yang diinginkan

Jika rasio overhead cost adalah 6% dan margin laba yang diinginkan adalah 5%, maka Rasio NIM minimal 11%.

Dengan demikian, masing-masing manajemen dapat menetapkan angka acuan rasio yang diinginkan. Rasio ini perlu diamati secara berkala, sehingga manajemen dapat mengambil langkah-langkah yang tepat. Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa, ketika rasio NIM turun dari angka acuan, maka manajemen harus menempuh langkah-langkah untuk mencari dana yang lebih murah atau melakukan berbagai langkah efisiensi untuk menekan rasio overhead cost, sebaliknya ketika rasio NIM semakin melebar, maka manajemen dapat menempuh langkah-langkah yang lebih kompetitif dalam penyaluran dananya dari aspek suku bunga pemberian kredit.

 

Advertisements

About zinsari

Zinsari adalah seorang professional trainer di bidang keuangan mikro. Ia menciptakan materi-materi pelatihan yang praktis dan bermanfaat bagi perkembangan keuangan mikro. Zinsari juga seorang master asesor dalam bidang asesmen kompetensi kerja serta sebagai lead asesor yang bertugas melakukan asesmen terhadap calon asesor.
Aside | This entry was posted in bank, bank perkreditan rakyat, bpr, Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s